Tentang "Perkara Apa Saja Yang Paling Sia-sia Dalam Hidup": Jawaban Ibnul Qoryah Kepada Penguasa Kejam yang penuh Hikmah”
Pada zaman kekhalifahan umayyah, terdapat seorang panglima sekaligus seorang Gubernur yang sangat terkenal kejam, yaitu Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi. Kekejamannya tersebut karena ketegasannya dalam menumpas pemberontakan dan menindak keras para penentang terhadap Dinasti Umayyah. Al-Hajjaj juga dikenal sebagai sosok yang kejam dan tanpa ampun. Meskipun ia memiliki kecerdasan tajam, kefasihan berbicara yang mengagumkan, bahkan salah satu penghafal Al-Qur’an, serta andil besar dalam menjaga stabilitas dan memperluas wilayah kekuasaan, reputasinya juga diwarnai oleh kebengisan, sikap otoriter, dan penggunaan kekuasaan secara mutlak terhadap masyarakat yang dianggap tidak patuh pada pemerintah.
Dalam
suatu ketika, dirinya melontarkan sebuah pertanyaan mendalam kepada Ibnul
Qaryah tentang “Perkara Apa saja yang paling sia-sia?”. Hingga kemudian, Ibnul
Qaryah menjawab atas pertanyaan tersebut. Namun, jawaban yang Ibnul Qaryah
berikan ini cukup menarik untuk direnungkan. Pasalnya, semua jawabannya
tersebut sangatlah logis dan penuh teka-teki. Kendati demikian, mengingat
karena Al-Hajjaj adalah seorang penguasa yang sangat cerdas. Jawaban tersebut antara
lain sebagai berikut:
“Hujan
besar di tanah yang padat atau keras, Lampu penerangan yang dinyalakan dalam
keadaan matahari bersinar, dan gadis cantik yang bersuami seorang laki-laki
buta dan impoten”.
Reference:
K.H. M.A. Fuad Hasyim. (2004). “Butir-butir Hikmah Sufi Jilid 3”. Penerbit Pustaka
Pesantren. Hlm. 35.
Yuk
membaca, agar pengetahuanmu lebih jauh. Klik Link https://collshp.com/terpurukid_
untuk mendapatkan berbagai rekomendasi buku menarik.


Komentar
Posting Komentar