Langsung ke konten utama

Isu “Kudeta Politik” Prabowo oleh Gibran Mengemuka: Bermula dari Candaan Kaesang hingga Prediksi Rocky Gerung

ilustrasi. sumber foto: chatgpt.com Isu mengenai kemungkinan Presiden Prabowo Subianto akan “dikudeta” oleh wakil presidennya, yaitu Gibran Rakabuming Raka pada tahun 2029,  muncul ke permukaan pada saat dimana setelah pernyataan Kaesang Pangarep dalam sebuah podcast YouTube, channel miliknya yaitu "Kaesang Pangarep by GK Hebat". Video tersebut viral di media sosial, dimana podcast tersebut saat itu dipandu oleh Kiki dan bintang tamu oleh Bobon Santoso, mulanya percakapan berlangsung santai dan banyak mengundang tawa, akan tetapi dalam podcastnya itu, Kaesang secara tidak sengaja melontarkan kalimat yang seolah-olah menyiratkan bahwa adiknya kelak akan menjadi wakil presiden dan berpotensi “mengambil alih” kekuasaan dari Prabowo. Diketahui, percakapan ini terjadi sebelum pilpres, dan meskipun pernyataan itu disampaikan dengan nada bercanda, salah satu tamu dalam podcast tersebut ada yang menanggapinya bahwa hal itu serius, bahkan menyebut Kaesang terlalu polos dan kurang berh...

Tentang "Perkara Apa Saja Yang Paling Sia-sia Dalam Hidup": Jawaban Ibnul Qoryah Kepada Penguasa Kejam yang penuh Hikmah”

Ilustration Foto Panglima Kejam Al-Hajjaj. (Sumber foto: ChatGPT.com).

Pada zaman kekhalifahan umayyah, terdapat seorang panglima sekaligus seorang Gubernur yang sangat terkenal kejam, yaitu Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi. Kekejamannya tersebut karena ketegasannya dalam menumpas pemberontakan dan menindak keras para penentang terhadap Dinasti Umayyah.  Al-Hajjaj juga dikenal sebagai sosok yang kejam dan tanpa ampun. Meskipun ia memiliki kecerdasan tajam, kefasihan berbicara yang mengagumkan, bahkan salah satu penghafal Al-Qur’an, serta andil besar dalam menjaga stabilitas dan memperluas wilayah kekuasaan, reputasinya juga diwarnai oleh kebengisan, sikap otoriter, dan penggunaan kekuasaan secara mutlak terhadap masyarakat yang dianggap tidak patuh pada pemerintah.


Dalam suatu ketika, dirinya melontarkan sebuah pertanyaan mendalam kepada Ibnul Qaryah tentang “Perkara Apa saja yang paling sia-sia?”. Hingga kemudian, Ibnul Qaryah menjawab atas pertanyaan tersebut. Namun, jawaban yang Ibnul Qaryah berikan ini cukup menarik untuk direnungkan. Pasalnya, semua jawabannya tersebut sangatlah logis dan penuh teka-teki. Kendati demikian, mengingat karena Al-Hajjaj adalah seorang penguasa yang sangat cerdas. Jawaban tersebut antara lain sebagai berikut:


Hujan besar di tanah yang padat atau keras, Lampu penerangan yang dinyalakan dalam keadaan matahari bersinar, dan gadis cantik yang bersuami seorang laki-laki buta dan impoten”.

 

Reference: K.H. M.A. Fuad Hasyim. (2004). “Butir-butir Hikmah Sufi Jilid 3”. Penerbit Pustaka Pesantren. Hlm. 35.

 

Yuk membaca, agar pengetahuanmu lebih jauh. Klik Link https://collshp.com/terpurukid_ untuk mendapatkan berbagai rekomendasi buku menarik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Isu “Kudeta Politik” Prabowo oleh Gibran Mengemuka: Bermula dari Candaan Kaesang hingga Prediksi Rocky Gerung

ilustrasi. sumber foto: chatgpt.com Isu mengenai kemungkinan Presiden Prabowo Subianto akan “dikudeta” oleh wakil presidennya, yaitu Gibran Rakabuming Raka pada tahun 2029,  muncul ke permukaan pada saat dimana setelah pernyataan Kaesang Pangarep dalam sebuah podcast YouTube, channel miliknya yaitu "Kaesang Pangarep by GK Hebat". Video tersebut viral di media sosial, dimana podcast tersebut saat itu dipandu oleh Kiki dan bintang tamu oleh Bobon Santoso, mulanya percakapan berlangsung santai dan banyak mengundang tawa, akan tetapi dalam podcastnya itu, Kaesang secara tidak sengaja melontarkan kalimat yang seolah-olah menyiratkan bahwa adiknya kelak akan menjadi wakil presiden dan berpotensi “mengambil alih” kekuasaan dari Prabowo. Diketahui, percakapan ini terjadi sebelum pilpres, dan meskipun pernyataan itu disampaikan dengan nada bercanda, salah satu tamu dalam podcast tersebut ada yang menanggapinya bahwa hal itu serius, bahkan menyebut Kaesang terlalu polos dan kurang berh...

Hakikat Filsafat Pendidikan di Era Digital Menurut Boris V. Markov & Svetlana V. Volkova: Sebuah Penelitian pada tahun 2020

Ilustration; Seorang Bapak Filsafat Pendidikan Memegang Buku. (Sumber foto: pngtree. com ). Secara sederhana, pada dasarnya  filsafat pendidikan merupakan sebuah refleksi rasional dan kritis tentang hakikat manusia, pengetahuan, nilai, dan proses belajar. Artinya, dalam hal ini tentu menjadi dasar atau landasan terhadap arah dan tujuan pendidikan. Sementara, dalam era digital, filsafat pendidikan tetap harus memiliki relevansi, dan juga menjadi kompas moral dan intelektual untuk menavigasi kompleksitas teknologi. Menurut Markov dan Volkova (2020), filsafat pendidikan di era digital harus mengarahkan manusia agar tidak menjadi “ pengguna buta teknologi ”, tetapi juga tetap memiliki kesadaran etis dan mempunyai kompetensi dalam berpikir reflektif atas setiap tindakan digitalnya. Pasalnya, meskipun sangat banyak dari beberapa aliran dan metode dalam dunia filsafat dan pendidikan, sebenarnya, analisis yang benar-benar mendalam dan sistematis dalam filsafat pendidikan masih jarang dil...

Minat Baca di Indonesia: Urgensi Membaca dan Keterkaitannya dengan Mutu Pendidikan

Ilustration; Anak Kecil Membaca Buku di Perpustakaan. (Sumber foto: Pxhere.com ). Minat baca merupakan salah satu indikator penting bagi suatu negara, dalam menentukan kualitas sumber daya manusianya. Bangsa yang gemar membaca, akan memiliki tingkat literasi atau pengetahuan yang tinggi, berpikir kritis, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Namun, berbagai survei menunjukkan bahwa tingkat minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Kondisi seperti ini menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan nasional yang seharusnya menjadi ruang utama pembentukan karakter dan kecerdasan bangsa (Yoni, E: 2020). Pentingnya Minat Baca Dalam Mendorong Kemajuan Dunia Pendidikan.  Inovasi Pendidikan ,  7 (1). Oleh karena itu, membangun budaya membaca bukan sekadar kegiatan individu, tetapi juga sebuah urgensi nasional dalam meningkatkan mutu bagi pendidikan. Indonesia memiliki Perpustakaan Tertinggi di Dunia, Namun minat baca Masyarakat masih rendah? Pada ajang bergen...

Information